Sabtu, 17 September 2022

KETIKA SUMUANYA SUDAH PERGI

Aku termenung disudut kamar, ternyata bahagia itu tak benar-benar aku miliki. Di keramaian tempat, senyuman tak henti-hentinya terfikirkan, tapi saat semuanya telah pergi, yang tersisa hanyalah kesendirian kesepian yang tak berujung.
Aku bertanya pada diriku sendiri..?πŸ˜”
Apa ini yang dinamakan pura- pura bahagia, aku lelah. Lelah dengan ucapan yang seraya menahan air mata yang jatuh.
Apa mungkin bila aku menjadikan manusia sebagai alasan untuk bahagia. Bukan maksudku ingin meraih simpati dari manusia tetapi karna balasan dari Allah.
Aku tersadar didalam kesedihan yang mendalam terdapat tumpahan air mata di atas sejadah sebab tak ada yang bisa menolongku, kecuali engkau ya Robb. Tak ada yang lebih mengerti perasaanku, kecuali engkau ya Robb.
Aku menangis, agar semuanya cepat mereda, saat aku kehilangan kebahagiaan iyapun tak akan kehilangan senyuman.
Jingga ahirnya aku tetap bertahan meski semuanya memilih untuk meninggalkan,.😊
Dan aku percaya ada atau tidak ada Allah selalu bersamaku.

Tidak ada komentar:

SERUPA BARA API YANG MEMERCIK

π‘–π‘›π‘”π‘Žπ‘‘ π‘˜π‘Žβ„Ž π‘˜π‘Žπ‘šπ‘’ π‘π‘Žπ‘”π‘Žπ‘–π‘šπ‘Žπ‘›π‘Ž π‘Ÿπ‘’π‘π‘Ž π‘…π‘Žπ‘ π‘Ž π‘šπ‘’π‘™π‘œπ‘‘π‘– 𝑦𝑔 π‘˜π‘’ π‘–π‘Ÿπ‘–π‘›π‘” π‘‘π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘› π‘Ÿπ‘Žπ‘ π‘Ž  π‘šπ‘Žπ‘›π‘–...